Minggu, 09 April 2017

Servis di Bengkel Resmi Nissan

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengklaim biaya periodical maintenance service (PMS) sampai 100 ribu kilometer untuk mobil Nissan dan Datsun dapat ditekan hingga 20 persen.
Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia Antonio Zara menjelaskan turunnya biaya perawatan itu karena  perusahaan menggratiskan biaya jasa servis sampai dengan 50 ribu kilometer atau selama 4 tahun. "Tergantung mana yang dicapai terlebih dahulu," kata Zara dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis, 12 Januari 2017.
Menurut Zara, layanan purna jual yang prima merupakan salah satu alasan konsumen dalam menentukan dan memutuskan pembelian sebuah kendaraan. Karena itu,  NMI berusaha untuk meningkatkan dan memberikan pengalaman baru bagi konsumen dalam memiliki kendaraan Nissan dan Datsun.
"Salah satunya kami memberikan manfaat tambahan kepada konsumen melalui biaya perawatan yang lebih kompetitif," ujarnya.
Masih menurut Zara, dalam layanan ini hanya mencakup biaya jasa perawatan berkala dan tidak termasuk suku cadang. Program berlaku dari tanggal 1 Januari 2017 untuk pembelian seluruh model kendaraan Nissan dan Datsun mulai Vehicle Identification Number (VIN) 2017. "Program ini menegaskan keseriusan NMI dalam melayani pelanggan," ujarnya.

Pada tahun 2016, dia menambahkan, NMI membuat beberapa terobosan dalam layanan purna jual. Beberapa di antaranya adalah meresmikan Spare Part Center baru yang luas dan modern di Purwakarta, memperkenalkan Nissan & Datsun Mobile Service, serta program jaminan ketersediaan 500 suku cadang asli Nissan dan Datsun dalam 1x24 jam atau gratis.

NMI juga melakukan peningkatan layanan Call Center Nissan-Datsun menjadi 24 jam selama 7 hari seminggu melalui Nicole (Nissan Care Online Assistance) di nomor 14023 dan Tanya Datsun di nomor 1500023, serta layanan 24 jam Emergency Road Assistance (ERA 24). Saat ini NMI memiliki 121 outlet penjualan dan servis, serta 11 bengkel Body & Paint di seluruh Indonesia.

Mobil Berkualitas dengan Layanan Aftersales

Target penjualan jangka menengah Nissan adalah 90.000 unit, dengan pencapaian pangsa pasar minimal 10% pada 2013. Untuk mendukung target tersebut, Nissan berencana memperluas jaringan penjualan dan bengkelnya hingga lebih dari 80 outlet di seluruh Indonesia.
Nissan Juanda Tasikmalaya menempati bangunan seluas 1.650 m2 di atas lahan 1.300 m2. Ruang pamer (show room) dapat memuat 3-4 mobil display.

Outlet terbaru Nissan ini memiliki 8 stall (bay) yang mampu melayani sekitar 20-24 unit mobil per hari, dilengkapi peralatan-peralatan baru yang mutakhir serta layanan service appointment. Disediakan juga ruang tunggu yang luas, nyaman, full AC lengkap dengan layanan WiFi, kursi massagge (pijat) dan smoking area.
Nissan Juanda Tasikmalaya merupakan outlet Nissan dengan layanan 3S yaitu Sales (penjualan), Service (bengkel) dan Sparepart (suku cadang) dan merupakan outlet Nissan ke-49 yang telah menerapkan RVI (retail visual identity) sesuai dengan standar RVI Nissan Jepang.
Nissan Motor Indonesia (NMI) menambah jaringan penjualannya menjadi 51 outlet dengan membuka dealer Nissan Juanda di Tasikmalaya.
“Nissan Juanda Tasikmalaya resmi beroperasi bulan Oktober lalu. Jawa Barat merupakan wilayah potensial Nissan. Saat ini penjualan di wilayah Jabar menyumbang sekitar 9%-10% dari total penjualan nasional Nissan. Jabar kini memiliki 5 dealer resmi Nissan,” kata Teddy Irawan, Vice President Sales & Marketing NMI.

Nissan Juanda Tasikmalaya berlokasi di Jl. Ir. H. Djuanda No. 465, Kecamatan Mangkubumi, Kelurahan Linggajaya, Tasikmalaya, 46181, telepon: 0265-2350777 (hunting), fax: 0265-2355277.